Munjirin Hadiri Pawai 125 Kendaraan Hias Sambut 1 Muharam di Cipayung

Jakarta Timur, Tevri-tv.com, 16 Juni 2026 – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, menghadiri pawai kendaraan hias dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di halaman Pondok Pesantren Al Hamid, Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (16/6/2026).

Sebanyak 125 kendaraan hias turut memeriahkan pawai yang melintasi dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Cipayung dan Kecamatan Ciracas. Kegiatan tersebut mengusung tema “Generasi Berakhlak, Bersosial Media dengan Bijak dan Menjaga Perdamaian dengan Kompak.”

banner 325x300

Acara dibuka secara simbolis melalui pengguntingan pita oleh Wali Kota Munjirin bersama Ketua Yayasan Mantab Al Hamid, KH Lukman Hamid.

Dalam sambutannya, Munjirin menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Al Hamid yang secara konsisten menggelar kegiatan pawai kendaraan hias sebagai bagian dari peringatan Tahun Baru Islam. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga mempererat tali silaturahmi serta memperkokoh ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa Tahun Baru Islam masih diperingati dengan baik. Pondok Pesantren Al Hamid terus menjaga tradisi positif seperti ini. Selain mempererat kebersamaan masyarakat, kegiatan ini juga memberi dampak terhadap perputaran ekonomi warga,” ujar Munjirin.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut turut menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan penyedia jasa kendaraan hias seperti odong-odong yang digunakan dalam pawai.

“Di sini juga ada UMKM yang ikut tumbuh. Kendaraan-kendaraan hias yang digunakan sebagian besar merupakan kendaraan odong-odong, baik dari Kecamatan Cipayung maupun dari luar wilayah. Hampir semuanya terpakai, artinya roda ekonomi ikut bergerak,” katanya.

Munjirin berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain agar peringatan Tahun Baru Islam dapat dirayakan lebih luas dengan melibatkan masyarakat.

“Mudah-mudahan ke depan bukan hanya dipelopori Pondok Pesantren Al Hamid, tetapi juga lembaga-lembaga lain maupun kecamatan lainnya yang turut mengadakan kegiatan keagamaan seperti ini,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Mantab Al Hamid, KH Lukman Hamid, mengingatkan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak, terutama bagi generasi muda, sejalan dengan tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi refleksi bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dan santun dalam bermedia sosial.

“Kami berharap momen Tahun Baru Islam ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, menjaga etika, serta menciptakan suasana yang damai dan menenangkan. Media sosial harus menjadi sarana kebaikan, bukan sebaliknya,” ungkap KH Lukman Hamid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *