Antrean Panjang di SPBU Balut Akibat Kehabisan Stok BBM

TEVRI TV_Banggai Laut(05-02-2025). Dalam satu minggu terakhir, antrean panjang kendaraan terjadi di SPBU Banggai Laut. Warga harus menunggu ber jam-jam untuk mendapatkan bahan bakar kendaraan. Bahkan, selama dua hari terakhir, SPBU diwilayah Banggai Laut tidak dapat memberikan pelayanan akibat habisnya stok BBM.

Kehabisan stok BBM ini menyebabkan aktivitas warga terganggu terutama bagi para nelayan, pengusaha, dan pengendara yang bergantung pada pasokan bahan bakar dalam menjalankan aktivitas serta usaha mereka.

banner 325x300

Beberapa pengendara mengeluhkan bahwa pihak SPBU begitu tidak adil dalam pemberian pelayanan BBM di balut baik BBM berjenis solar, pertamax, dan pertalite, pasalnya terjadi pemberian pelayanan pada kendaraan yang mengubah tangki bahan bakar nya sudah bukan lagi tangki standar melainkan sudah di ubah jadi lebih banyak kapasitas isi dari tangki mereka, hal tersebut berlaku pada kendaraan roda dua (motor) dan kendaraan jenis mobil.

Ironinya mereka bolak balik mengisi bahan bakar sampai beberapa kali dalam sehari. Ujar beberapa pengendara yang enggan disebut namanya sempat di wawancarai wartawan media Tevri Tv dilapangan.

Menurut petugas admin salah satu SPBU keterlambatan distribusi BBM menjadi penyebab utama kelangkaan ini. Ia memberi keterangan, 8 ton Pertalite per hari yang di suplay oleh Pertamina Depot Banggai Laut yang hanya seminggu tiga kali yakni pada hari senin, rabu, dan jumat. Sementara BBM berjenis Pertamax hanya sekali dalam satu minggu sebanyak 15 ton disuplay dari Pertamina Depot Luwuk Kabupaten Banggai.

Upaya beberapa awak media menyambangi PT. PERTAMINA Persero Kabupaten Banggai Laut namun sulit untuk bisa bertemu Kepala Pertamina bahkan Pegawai tertentu yang membidangi masalah urusan suplay BBM dan pemberian kewenangan rekomendasi BBM bersupsidi kepada pangkalan dan atau pihak jasa penyalur BBM lainnya.

Hingga berita ini dirilis walau belum ada klarifikasi resmi dari pihak PT.PERTAMINA Persero Kabupaten Banggai Laut.

(FTT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *