BITUNG, TEVRI TV— Wali Kota Bitung Hengky Honandar menerima kunjungan investor dari PT Zefry Teknologi Jaya (ZTECH) dan PT Permesta Lima Tujuh (PLT) dalam rangka membahas rencana investasi dan pengembangan industri bahan bakar minyak (BBM) murah yang nantinya akan dioperasikan di wilayah Kota Bitung.

Pertemuan tersebut membahas peluang investasi sekaligus konsep penyediaan bahan bakar dengan harga yang diharapkan dapat lebih terjangkau bagi masyarakat.

Kehadiran investasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi di Kota Bitung.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Bitung Hengky Honandar memberikan apresiasi terhadap rencana investasi yang membawa perhatian pada kebutuhan masyarakat, khususnya terkait ketersediaan bahan bakar minyak yang terjangkau.
Hengky menyambut baik adanya pihak investor yang ingin berkontribusi dalam mencari solusi terhadap kebutuhan energi masyarakat.
Pemerintah Kota Bitung juga diharapkan dapat terus membuka ruang komunikasi dan koordinasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Sementara itu, Direktur Utama PT Zefry Teknologi Jaya, Zefry Hutagalung, bersama Direktur Utama PT Permesta Lima Tujuh, Tevri Ngantung, yang diwakili Komisaris Engelin Inggrid, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Bitung yang telah menerima serta menyediakan waktu untuk membahas rencana investasi tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Hengky Honandar yang telah menyambut kami dan menyediakan waktu untuk membahas kepentingan masyarakat, khususnya upaya menghadirkan solusi bahan bakar minyak yang lebih terjangkau,” ujar perwakilan investor.Pihak PT ZTEC dan PT PLT menegaskan bahwa rencana investasi ini akan terus dibahas dan dipersiapkan dengan memperhatikan aspek legalitas, perizinan, standar keselamatan, serta ketentuan teknis yang berlaku.Rencana pengembangan industri BBM murah di Kota Bitung diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong investasi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi antara pemerintah daerah dan pihak investor dalam mematangkan rencana investasi sebelum memasuki tahapan teknis dan perizinan lebih lanjut.( Red )













