jakarta-tevri-tv.com
Penulis skenario Lele Laila menelusuri sejarah jin dari era Nabi Sulaiman dan melakukan riset hingga ke akademis Mesir.
Press Screening & Press Conference film Maryam:Janji dan Jiwa yang terikat, di studio 2, XXI Plaza Indonesia, Kamis ( 11/9 ), yang akan mulai tayang di bioskop Indonesia 18 September 2025.
Rumah produksi VMS Studio menghadirkan cerita horor yang berbeda lewat film terbarunya Maryam:Janji dan Jiwa yang terikat yang disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis dan diproduseri oleh Tony Ramesh dan produser eksekutif Shallu TM.
Dibuka dengan kisah Maryam kecil dan kehadiran sosok jin terkuat tersebut datang di kehidupan Maryam, film memberikan pendekatan berbeda, melalui fragmen Black and White yang akan membawa penonton semakin terjun ke dalam kisah Maryam hingga dewasa.
Semakin dalam penonton akan melihat kisah-kisah Maryam melalui lensa empatik. Memberikan penonton perjalanan reflektif tentang hidup yang kita jalani saat ini dan merasa bersyukur atasnya.
Lebih dari sekedar formula jumpscare, film Maryam justru akan memberikan kita sebuah karakter yang sangat intens dan diperankan sangat kuat oleh Claresta Taufan, yang sekaligus debutnya sebagai pemeran utama dalam film panjang.
“Maryam adalah sebuah cerita horor yang berangkat dari kisah nyata, dan kisah personal. Film ini akan memberikan penonton bukan saja unsur hiburan dari genre horor yang menakutkan dan menegangkan, namun juga sebuah refleksi dari perjalanan yang menyentuh Maryam”, ujar Tony Ramesh.
” Melalui film ini justru kamu memberikan ruang empati ke Maryam, yang sampai sekarang ia pun belum bisa keluar dari teror yang dialaminya. Kami berharap, ada yang bisa memberikan bantuan ke Maryam dan mengundang penonton untuk bisa lebih berempati terhadap apa yang dialami Maryam”, ujar Shallu T.M
Film Maryam yang dibintangi oleh Claresta Taufan, Wafda Saifan, Debo Andryos, Rukman Rosadi, Maryam Supraba, dan Ruli Fitrian Alia. Film ini menjadi kolaborasi VMS Studio bersama Legacy Pictures dan Mandela Pictures.
Menurut Claresta Taufan memerankan karakter Maryam membutuhkan persiapan dan fokus yang intens, bahkan membutuhkan guru spiritualnya sebelum mengambil peran film ini. Claresta sendiri percaya apa yang dialami Maryam sebab ia juga punya pengalaman yang mirip meski dalam tingkatan yang berbeda dan sangat berempati apa yang dialami Maryam.

” Maryam sudah melakukan 40 kali pembersihan, dan kasusnya belum selesai hingga sekarang. Bahkan sudah memakan korban jiwa. Mendengar ceritanya dan saat memerankannya, aku menjadi berempati. Bagaimana Maryam selama hampir 30 tahun, dia bisa hidup berdampingan dengan entitas raja jin ini dan aku tidak bisa membayangkan kehidupan Maryam dalam kesepian itu,” tambah Claresta Taufan.
” Maryam mendapatkan surat-surat gaib, dan untuk mengartikan nya saya harus berdiskusi dan melakukan riset lanjutan dengan seorang dosen dari Mesir. Dalam riset tersebut, saya pun terpantik dengan sebuah pertanyaan, mengapa Maryam diikutin oleh jin? Dari situ terurailah sejarah Jin dari zaman nabi Sulaiman dan sejarah tentang islam yang dituturkan dosen dari Mesir tersebut”, jelas Lele Laila.
Sutradara Azhar Kinoi Lubis menambahkan dalam kolaborasi ketiganya dengan Lele Laila, menurut nya menjadi persembahan horor yang berbeda. Kinoi pun mengeksplorasi cerita yang tak hanya meneror secara visual, namun juga mengundang penonton untuk benar-benar masuk kedalam karekter utamanya
” Apa yang dilakukan Maryam selama 26 tahun, kok bisa kuat ? Ada hal yang sangat menyentuh dicerita ini, dan semoga film ini bisa menjadi sesuatu yang diambil pelajaran oleh penonton, bahwa sesuatu yang tidak nyata, bisa terjadi didunia nyata”, ujar Azhar Kinoi Lubis.
Ikuti terus perkembangan film horor Maryam:Janji dan Jiwa Terikat melalui akun Instagram @film.maryam dan @vmsstudioid. (Ine)













