Peran Strategis Ketua PD Bhayangkari Kalteng dalam Mengembangkan UMKM Lokal Menuju Pasar Global di Ajang Bazar KBN 2026

Peran Strategis Ketua PD Bhayangkari Kalteng dalam Mengembangkan UMKM Lokal Menuju Pasar Global di Ajang Bazar KBN 2026Jakarta — Dalam gelaran Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara (KBN) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Kalimantan Tengah turut serta ramaikan mengusung tema “Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya”. Melalui berbagai program kerja yang terarah, organisasi ini aktif mendampingi serta mengembangkan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar mampu naik kelas, berdaya saing, hingga menembus pasar global.Di bawah kepemimpinan dan arahan Ketua PD Bhayangkari Kalimantan Tengah Ibu Maya Iwan Kurniawan — istri dari Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan. Organisasi ini aktif memfasilitasi pembinaan UMKM yang tersebar di berbagai wilayah. Program ini melibatkan jaringan 14 kepolisian resor (polres) di seluruh jajaran daerah untuk mendampingi para perajin lokal.​Salah satu terobosan kreatif yang menonjol dalam pengembangan produk lokal ini adalah kehadiran brand Isen Mulang yang merupakan karya desain orisinal dari Ketua PD Bhayangkari Kalteng. Melalui brand Isen Mulang tersebut, berbagai produk unggulan khas Kalimantan Tengah dikurasi dan diangkat nilainya. Tercatat ada sekitar 60 jenis produk unggulan yang diperkenalkan, mulai dari kerajinan busana dengan corak khas daerah seperti motif-motif Kalakai yang memiliki karakteristik unik dibandingkan dengan wilayah lain hingga produk kriya autentik.Dalam proses pembinaan dan kurasi tersebut, dijelaskan pula keterlibatan jaringan kepolisian.​”Kalau yang binaan kita, kan, kita ada 14 polres ya… bayangkan di daerah Kalimantan Tengah ada 40 [tiap cabang/pengurus]. Jadi, UMKM binaan ini langsung di bawah naungan cabang-cabang Bhayangkari.”Dari segi pemasaran, produk-produk berstandar kualitas tinggi di bawah brand Isen Mulang ini ditawarkan dengan kisaran harga yang kompetitif, mulai dari Rp125.000 hingga Rp490.000 untuk produk umum, serta dapat mencapai Rp2.000.000 yaitu kerajinan baju handmade khas Kalimantan Tengah. Dan untuk semua produk andalan dari PD Bhayangkari Kalimantan Tengah di design sendiri oleh ibu Maya Iwan Kurniawan.Semangat pengembangan UMKM ini sejalan dengan filosofi masyarakat Kalimantan Tengah, yakni Isen Mulang, yang merefleksikan kewajiban serta tanggung jawab pantang mundur dalam menghadapi berbagai tantangan. Guna memperluas jangkauan pasar, strategi pemasaran turut didorong secara online serta bersinergi dengan pemerintah provinsi melalui Dekranasda.​Menatap masa depan, Ketua PD Bhayangkari Kalteng menyampaikan visi dan harapannya bagi kemajuan para pelaku usaha di daerah:​”Harapannya saya berharap supaya UMKM di seluruh Indonesia bisa lebih maju dan UMKM-UMKM yang khususnya di bawah naungan Bayangkari bisa juga berkembang dan mungkin bisa lebih internasional.”​Melalui inovasi desain produk lewat brand Isen Mulang serta langkah pendampingan yang berkelanjutan di ajang Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, diharapkan potensi kearifan lokal Kalimantan Tengah semakin terangkat, memberikan dampak luas bagi perekonomian, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *