TEVRI TV,MANADO – Setelah sukses menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Kompetensi sehari sebelumnya, LSP Pariwisata Bunaken Indonesia melanjutkan rangkaian kegiatan dengan pelaksanaan Uji Kompetensi Skema Demi Chef yang digelar di Roger’s Hotel Manado, Rabu (29/4).

Kegiatan ini merupakan bagian dari mandat LSP Pariwisata Bunaken Indonesia sebagai perpanjangan tangan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dalam melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Uji kompetensi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap tenaga kerja yang dinyatakan kompeten benar-benar memenuhi standar kerja yang ditetapkan secara nasional.


Uji kompetensi dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Bet El Silisna Lagarense,MMTour, selaku Direktur Utama LSP Pariwisata Bunaken Indonesia, didampingi oleh jajaran manajemen LSP serta para asesor kompetensi yang telah tersertifikasi BNSP. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan instrumen penting dalam menjamin kualitas dan daya saing tenaga kerja, khususnya di sektor kuliner yang memiliki peran strategis dalam mendukung kesehatan masyarakat.

Sebanyak 50-an asesi mengikuti uji kompetensi ini, yang mayoritas berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah Sulawesi Utara. Para asesi sebelumnya telah mengikuti CBT sebagai tahap pembekalan, sehingga pada tahap uji kompetensi ini mereka diuji secara menyeluruh melalui metode asesmen yang mencakup observasi praktik kerja, wawancara, serta verifikasi portofolio.


Sertifikasi kompetensi Skema Demi Chef ini bertujuan untuk memastikan bahwa para tenaga kerja di bidang kuliner memiliki kemampuan yang terstandar dalam mengolah makanan secara profesional, menjaga kebersihan dan keamanan pangan, serta memahami prinsip gizi seimbang.Hal ini menjadi sangat relevan dalam konteks implementasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG), di mana kualitas makanan yang disajikan harus memenuhi standar kesehatan dan keamanan yang Tinggi Pelaksanaan uji kompetensi berlangsung secara tertib, objektif, dan transparan sesuai dengan pedoman BNSP. Para asesor memastikan setiap asesi dinilai berdasarkan bukti kompetensi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.Hasil dari uji kompetensi ini nantinya akan menjadi dasar penetapan status kompeten bagi peserta yang memenuhi seluruh kriteria. Melalui kegiatan ini, LSP Pariwisata Bunaken Indonesia tidak hanya berperan sebagai lembaga sertifikasi, tetapi juga sebagai pengawal mutu SDM nasional, khususnya dalam sektor kuliner. Dengan tenaga kerja yang tersertifikasi, diharapkan implementasi program MBG dapat berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat. ( red )













