Ghosun Iron Camp Fokus Cetak Atlet Berkarakter, Kirim 10 Petinju ke Kejuaraan Surabaya 2026

BEKASI, Tevri-tv.com, – Ghosun Iron Camp (GIC) kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan atlet muda dengan memberangkatkan 10 petinju untuk mengikuti Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang akan berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di Surabaya, Jawa Timur.

Keikutsertaan para atlet tersebut merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang dijalankan GIC sebagai Sekretariat Cabang PERTINA Jakarta Pusat. Meski berada di bawah naungan PERTINA Jakarta Pusat, proses pembinaan dan latihan atlet dilakukan di Bekasi, Jawa Barat.

banner 325x300

CEO Ghosun Iron Camp, Susanto, menegaskan bahwa olahraga tinju tidak hanya bertujuan mencetak prestasi, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk membangun karakter generasi muda.

Menurutnya, berbagai persoalan yang dihadapi remaja saat ini, seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, perundungan, hingga kecanduan gawai, perlu dihadapi melalui kegiatan positif yang mampu membentuk disiplin dan mental yang kuat.

“Melalui olahraga tinju, para atlet belajar disiplin, menghormati orang lain, mengendalikan emosi, serta memiliki mental tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ujar Susanto, Jumat (12/6/26).

Dalam setiap program pembinaannya, GIC mengedepankan tiga nilai utama, yakni disiplin, rasa hormat (respect), dan mental juara. Para atlet dibina untuk menghargai waktu, menjalani latihan secara konsisten, menghormati orang tua dan guru, serta memiliki semangat untuk bangkit dari kegagalan.

Sebelum berangkat ke Surabaya, seluruh atlet telah menjalani program latihan intensif yang mencakup peningkatan kemampuan teknik, kondisi fisik, kesiapan mental bertanding, hingga penguatan karakter.

GIC juga memastikan seluruh biaya pembinaan dan keberangkatan atlet ditanggung sepenuhnya oleh organisasi tanpa membebani para peserta.

Selain memburu prestasi di arena pertandingan, keikutsertaan dalam kejuaraan nasional ini diharapkan dapat menambah pengalaman bertanding dan meningkatkan kualitas atlet muda agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Susanto berharap pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dunia pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya terus mendukung pembinaan olahraga sebagai sarana pengembangan generasi muda.

“Kami berharap pembinaan olahraga terus mendapat dukungan dari semua pihak karena olahraga merupakan salah satu cara efektif untuk membentuk generasi muda yang sehat, produktif, berkarakter, dan berprestasi,” katanya.

Partisipasi Ghosun Iron Camp dalam Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional, sekaligus menjunjung tinggi sportivitas dan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *