Jakarta, TEVRI-TV.com
Hari ini Pameran Terbesar di Asia Tenggara IBTE 2025 Resmi Dibuka
Dalam kata sambutannya
Ketua Asosiasi Pengusaha Mainan Indonesia
Sutjiadi Lukas menyampaikan
kegiatan pameran mainan anak dan baby yang terbesar di Asia Tenggara yang ke-8 mestinya ke-10 karena adanya Covid-19 hingga absen selama 2 tahun, bukan hanya diselenggarakan di Indonesia saja saya berharap dapat menjadi forum pertemuan diskusi dan Perdagangan serta alih teknologi mancanegara, kita harus pandai mengambil peluang tersebut dan merebutnya.
Dalam persaingan usaha tersebut terutama dari Cina kita jangan takut karena semua rezeki sudah diatur oleh Sang Pencipta, saya ucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya pameran ini Saya mau ucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya pameran IBTE 2025 ini ujarnya.
Acara bergengsi ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 20-22 Agustus 2025. Dengan area pameran seluas hampir 20.000 meter persegi, IBTE 2025
akan menampilkan
lebih dari 1.000 booth dari berbagai negara dan wilayah, termasuk Indonesia, Singapura, Korea, Tiongkok, Malaysia, dan Hong Kong.
Ibu Susanty Widjaja
Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia menambahkan
Pameran IBTE terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara diikuti oleh ratusan pengusaha
juga ada produk kreatif seperti yang anak-anak kita sekarang lagi viral itu semuanya ada disini.
IBTE 2025 merupakan ajang kaya akan Innovation dan juga peluang usaha dalam industri mainan dan produk bayi saya percaya ini akan membawa perkembangan ekonomi kita pungkasnya.
Acara ini dihadiri oleh Sutjiadi Lukas: Ketua Asosiasi Mainan Indonesia (AMI), Charlie Qiu: Ketua kehormatan Asosiasi Pameran Luar Negeri Tiongkok, Susanty Widjaya: Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI), Ben Hou: Asosiasi Mainan dan Produk Anak-anak Tiongkok, David Lim: Perkumpulan Produsen Pedagang Pakaian Bayi (P4B), Eko Wibowo: Asosiasi Importir & Distributor Mainan Indonesia (AIMI Mitra Sukses), Dato’ Lim Seng Kok: Persatuan Pemborong Malaysia (PPM), dan Tani Wong: Direktur Pelaksana Licensing Internasional Wilayah Tingkok Raya dan Asia serta para pelaku usaha produk bayi dan mainan anak Asia Tenggara.













