Televisi Rakyat Indonesia TEVRI TV, Minut – Ketua Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) Sulut Christian Tambingon bersama tim dari Sekolah Tinggi Pariwisata (STIP) Manado melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Kaima, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, dalam rangka melanjutkan program penguatan Sumber Daya Manusia (SDM)dan pengembangan potensi wisata desa.

Kunjungan ini merupakan bagian dari tindak lanjut kerja sama antara ASIDEWI dan STIP Manado yang telah dimulai sejak tahun sebelumnya, dengan fokus pada peningkatan kapasitas masyarakat desa dalam mengelola potensi pariwisata berbasis kearifan lokal.Dalam kegiatan tersebut, Ketua ASIDEWI Sulut Christian Tambingon menyampaikan bahwa Desa Kaima memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai desa wisata unggulan di Minahasa Utara, karena memiliki kekayaan alam, budaya, dan kuliner khas yang menarik wisatawan.

“ASIDEWI berkomitmen mendampingi Desa Kaima agar mampu menjadi salah satu destinasi unggulan berbasis masyarakat. Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam memperkuat SDM dan tata kelola wisata,” ujar Ketua ASIDEWI Sulut.
Sementara itu, Perwakilan dari Sekolah Tinggi Pariwisata Manado Prof.Bet El Lagarense MMTour menegaskan pentingnya peran pendidikan dalam mendukung pengembangan pariwisata desa. Pihak STP Manado juga melakukan pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat setempat mengenai manajemen homestay, pelayanan wisata, promosi digital, serta pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
“Kami ingin agar mahasiswa dan dosen STIPM turut terlibat langsung dalam program pengabdian kepada masyarakat, sehingga teori yang dipelajari bisa diterapkan langsung di lapangan,” ujar salah satu dosen pembimbing STP Manado.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi bersama perangkat desa dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Kaima, membahas rencana lanjutan pembangunan fasilitas penunjang wisata dan strategi promosi destinasi berbasis digital.Pemerintah Desa Kaima Vanda Koropit menyambut baik langkah kolaboratif ini.
Hukum Tua desa Kaima menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan oleh ASIDEWI dan STIP Manado. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan ini.
Semoga sinergi ini terus berlanjut sehingga Desa Kaima bisa menjadi contoh pengembangan desa wisata yang mandiri dan berdaya saing,” ujar Hukum Tua.
Dengan kunjungan ini, diharapkan kerja sama lintas sektor antara akademisi, asosiasi pariwisata, dan pemerintah desa dapat memperkuat posisi Desa Wisata Kaima sebagai destinasi unggulan baru di Sulawesi Utara.

Melihat Hal itu, Ketua Masyarakat Peduli Wanua Kaima Tonaas Tevri Ngantung sangat Mengapresiasi Tinggi langkah yang diambil STIPM dan ASIDEWI dalam membangun destinasi desa kami.
” Saya Mengapresiasi STIPM dan ASIDEWI Selalu menunjukan keseriusannya dalam pendampingan membangun SDM Pariwisata didesa kami dan Berharap sinergitas bisa selalu terjalin”. Ungkap Tevri
Adapun yang hadir dalam kegiatan ini dari STIPM, Prof Bet El Lagarense MMTour, Dr. Efraim Laluas, SE.Par., M.Si, Andreas Yopie Setiawan, ASIDEWI, Christian Tambingon dan Hukum Tua desa Kaima Vanda Koropit didampingi Perangkat Desa. ( tev)













