Dinkes-PPKB Balut, Percepat Pelaksanaan Lokmin Tingkat BPKB Kecamatan

BANGGAI LAUT, TevriTv.com — Senin (8/12/2025). Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kabupaten Banggai Laut menggelar Rapat Kerja (Raker) percepatan pelaksanaan kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) tingkat kecamatan. Sesuai perencanaan, Lokmin idealnya dilaksanakan delapan kali dalam satu tahun. Raker kali ini menjadi bagian dari upaya mempercepat realisasi program yang berada di bawah koordinasi Dinkes-PPKB.

Kepala Dinas Kesehatan PPKB Banggai Laut, Aryanto Latta, S.H., M.Si., yang baru menjabat sekitar satu bulan setelah sebelumnya bertugas di Dinas Penanaman Modal dan PTSP, bergerak cepat melakukan penyesuaian di lingkungan kerjanya. Dengan pendekatan humanis, ia membangun komunikasi dengan seluruh pegawai dan mendorong percepatan progres di setiap bidang, agar seluruh kegiatan dapat dirampungkan sebelum akhir tahun 2025.

banner 325x300

Aryanto menegaskan bahwa percepatan kegiatan Lokmin merupakan bagian dari kebijakan bertahap yang dilakukan sejak awal masa jabatannya. Selain itu, ia menyoroti pentingnya penanganan stunting sebagai prioritas utama. Menurutnya, upaya penanganan stunting harus dilakukan melalui koordinasi lintas perangkat daerah serta dukungan pemerintah kecamatan, desa, hingga unsur masyarakat.

” Satuan Kerja atau unit pelaksana yang menangani kesehatan harus cepat tanggap. Objek dari program-program ini adalah manusia, sehingga harus konsentrasi serta seluruh program kegiatan secara berkala rutin terlaksana tepat dan sesuai, kemudian ditopang oleh tata kelola administrasi yang baik,” tegas Kadis Aryanto Latta

Fokus Raker: Penyelesaian BOKB di Setiap BPKB Kecamatan

Raker kali ini berfokus pada percepatan pelaksanaan Biaya Operasional Keluarga Berencana (BOKB) pada Bidang Pengendalian Penduduk. Kegiatan BOKB tersebut dilaksanakan di masing-masing Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (BPKB) dan ditargetkan tuntas sebelum pertengahan Desember sebagai bagian dari finalisasi realisasi program.

Ketua Ikatan Penyuluh KB (IPeKB) Banggai Laut, Hj. Hasriati, S.K.M., mengemukakan bahwa masih terdapat sejumlah BPKB yang belum menyelesaikan tahapan BOKB. Karena itu, raker ini difokuskan untuk menyusun langkah percepatan agar semua kegiatan dapat dituntaskan dalam waktu dekat.

Kolaborasi Kecamatan–Desa, Evaluasi TPK dan Kader KB

Dalam pelaksanaannya, beberapa BPKB kecamatan yang memasuki tahap finalisasi turut melibatkan unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga stakeholder terkait. Hal ini dilakukan untuk memastikan sinergi antara perencanaan dan implementasi program di lapangan.

Selain evaluasi program, raker tersebut juga membahas kinerja Tim Pendamping Keluarga (TPK) khusus risiko stunting, serta kader institusi masyarakat pedesaan yang terdiri dari PPKBD dan Sub-PPKBD di setiap desa.

Berbasis Data dan Tepat Sasaran

Melalui evaluasi menyeluruh ini, Dinkes-PPKB berharap dapat mengidentifikasi berbagai kendala di wilayah kerja, kebutuhan peningkatan kapasitas, hingga potensi masalah yang muncul. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar pengambilan kebijakan berbasis data (by data), sehingga setiap program lebih tepat sasaran. (FTT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *