TNI  

Kaster TNI Hadiri Peresmian Operasionalisasi 1061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk

Nganjuk – Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi menghadiri peresmian operasionalisasi 1061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Koperasi Desa Anggrek, Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan berkelanjutan sebagai implementasi Asta Cita kedua, sekaligus memperkuat pembangunan dari desa guna mewujudkan pemerataan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

banner 325x300

Dalam laporannya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan instrumen keadilan ekonomi yang dirancang untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

“Hingga saat ini pembangunan fisik ribuan koperasi terus berjalan pesat. Ribuan unit telah siap beroperasi dan ditargetkan puluhan ribu koperasi dapat beroperasi secara nasional dalam waktu dekat guna memperkuat distribusi pangan, akses pembiayaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan langkah besar dalam membangun fondasi ekonomi nasional yang berakar kuat dari desa.

“Koperasi ini adalah instrumen keadilan ekonomi rakyat. Kita ingin pembangunan benar-benar dimulai dari desa, dari rakyat, dari kekuatan kita sendiri. Bangsa Indonesia harus mandiri, berdiri di atas kaki sendiri, dengan swasembada pangan dan ekonomi kerakyatan sebagai pilar utama menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Presiden Prabowo.

Sebagai puncak acara, Presiden Republik Indonesia secara resmi meresmikan operasionalisasi 1061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui penekanan tombol sirene didampingi sejumlah pejabat tinggi negara.

Peresmian tersebut menandai dimulainya pengoperasian koperasi secara luas sebagai motor penggerak ekonomi desa dalam memperkuat ketahanan nasional, mulai dari sektor pangan, logistik, hingga pembiayaan rakyat.

(ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *