‎Umat Katolik Santo Stefanus Kaima Khidmat Ikuti Ibadah Jumat Agung dan Cium Salib

TEVRI TV, Minut-Sulut Suasana hening dan penuh khidmat menyelimuti Gereja Katolik Santo Stefanus Kaima pada perayaan Jumat Agung. Umat memadati rumah ibadah untuk mengenang sengsara dan wafat Yesus Kristus melalui rangkaian liturgi yang sarat makna, Jumat (3/4/2026).


Ibadah Jumat Agung dipimpin oleh Frater Rivaldo Kameubun MSC. Dalam perayaan tersebut, umat diajak untuk merenungkan pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib sebagai wujud kasih yang besar bagi umat manusia.

banner 325x300

Salah satu momen yang paling menyentuh adalah prosesi cium salib. Secara bergantian, umat maju dengan tertib untuk mencium salib sebagai tanda bpenghormatan dan ungkapan iman atas pengorbanan Kristus. Prosesi ini berlangsung dengan suasana doa dan keheningan yang mendalam.

Frater Rivaldo Kameubun MSC dalam refleksinya mengajak umat untuk menjadikan Jumat Agung sebagai momentum memperkuat iman, memperdalam kasih, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Ia juga menekankan pentingnya hidup dalam pengorbanan dan kerendahan hati seperti yang diteladankan Yesus.

‎Perayaan Jumat Agung di Gereja Katolik Santo Stefanus Kaima berlangsung dengan tertib dan penuh penghayatan. Umat mengikuti seluruh rangkaian ibadah hingga selesai dengan suasana yang penuh haru dan doa.

‎Momentum ini diharapkan semakin meneguhkan iman umat menjelang perayaan Paskah yang akan datang. ( red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *