Dikdas Disdikpora Balut: Tekankan Pentingnya Peran Sekolah & Orang Tua Atasi ATS

Banggai Laut, TEVRI-TV – Jumat, (22/8/2025). Kegiatan lanjutan yang digelar oleh Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Banggai Laut resmi berakhir hari ini. Selama empat hari berturut-turut, kegiatan tersebut menekankan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pendidikan berkelanjutan wajib belajar 13 tahun guna mendorong angka partisipasi sekolah meningkat serta terlayaninya usia anak bersekolah guna mencerdaskan anak bangsa.

Dalam kegiatan hari ini, salah satu fokus utama yang disampaikan adalah terkait tiga indikator Anak Tidak Sekolah (ATS), yakni:

banner 325x300
  1. Drop Out (DO) atau putus sekolah,
  2. Lulus Tidak Melanjutkan (LTM), dan
  3. Belum Pernah Bersekolah.

Menanggapi hal tersebut, Disdikpora menekankan pentingnya peran sekolah dalam melakukan pendekatan dan kampanye wajib belajar 13 tahun 1 tahun pra sekolah agar minat belajar anak dapat tumbuh dan mereka terdorong untuk bersekolah. Namun, tanggung jawab ini tidak hanya berada di tangan guru dan pihak sekolah, melainkan juga membutuhkan kesadaran penuh dari orang tua untuk memahami pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak mereka.

“Pendidikan wajib belajar 13 tahun yang telah di programkan oleh pemerintahan presiden Prabowo Subianto menjadi momen penting dalam menyelesaikan problem ATS ini agar angka Anak tidak sekolah di banggai laut dapat teratasi, sehingga anak usia sekolah dapat dengan mudah memperoleh layanan pendidikan yang merupakan bekal utama anak dalam menghadapi perkembangan zaman. Melalui kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua, kita dapat mencegah anak-anak dari buta huruf maupun kehilangan kesempatan untuk menempuh pendidikan,” Dianto Alingkas, yang merupakan salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di bawah koordinasi Bobi H. Tona, S.Pd.I.,M.Si selaku Kepala Bidang Dikdas Disdikpora Banggai Laut ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah, sekaligus mendorong terciptanya generasi cerdas dan berdaya saing di masa depan. (FTT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *