Romo Yos Bintoro Kunjungi Yon TP 821/Satria Bupolo, Perkuat Sinergi Iman dan Pengabdian Prajurit

NAMLEA , Tevri-tv.com, – Wakil Uskup Ordinariat Castrensis Indonesia (OCI), Romo Kolonel (Purn.) Sus. Yoseph Maria Marcelinus Bintoro, S.Fil., M.Si., Pr., melaksanakan kunjungan pastoral ke Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 821/Satria Bupolo, Kodam XV/Pattimura, di Namlea, Kabupaten Buru, Maluku.

Kedatangan Romo Yos disambut langsung Komandan Yon TP 821/Satria Bupolo, Letkol Inf. Mohammad Zodiqqul Ulum Ely. Pertemuan berlangsung hangat dan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pelayanan Gereja melalui Ordinariat Castrensis Indonesia dengan satuan TNI yang mengemban tugas strategis pembangunan nasional.

banner 325x300

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pembinaan mental dan rohani bagi prajurit serta keluarga besar umat Katolik di lingkungan TNI. Selain itu, Romo Yos juga menyosialisasikan pelayanan pastoral OCI yang diperuntukkan bagi anggota TNI dan Polri beragama Katolik.

Bagi Romo Yos, kunjungan ini memiliki makna tersendiri karena menjadi kunjungan keduanya ke Yon TP 821/Satria Bupolo. Ia ingin melihat secara langsung perkembangan batalyon yang dibentuk untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah, khususnya di bidang pembangunan wilayah dan ketahanan nasional.

Dalam dialog bersama jajaran pimpinan batalyon, dibahas penguatan sistem pendukung pembinaan mental rohani bagi prajurit Katolik. Menurut Romo Yos, pembinaan spiritual merupakan fondasi penting dalam membentuk prajurit yang profesional, berintegritas, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Ketahanan nasional yang sejati tidak hanya dibangun dengan kekuatan persenjataan, tetapi juga dengan keteguhan iman, kemuliaan karakter, dan kesediaan untuk mengabdi bagi kesejahteraan rakyat,” ujar Romo Yos dalam keterangan, Minggu (19/7/2026).

Ia menjelaskan, keberadaan Yon TP 821/Satria Bupolo tidak hanya berperan memperkuat pertahanan negara, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan nasional melalui berbagai kegiatan teritorial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Menurutnya, Gereja melalui Ordinariat Castrensis Indonesia ingin ikut mengambil bagian dalam misi tersebut dengan menghadirkan pendampingan rohani yang mampu menguatkan para prajurit dalam menjalankan tugasnya.

“Bagi Gereja Katolik, bela negara bukan hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga merawat kehidupan, memperjuangkan kesejahteraan bersama, serta menjaga ciptaan Tuhan. Pengabdian prajurit dalam mendukung ketahanan pangan merupakan bentuk nyata pelayanan kepada sesama dan cinta kepada Tanah Air,” katanya.

Melalui kunjungan pastoral ini, Ordinariat Castrensis Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi anggota TNI dan Polri agar semakin kokoh dalam iman, unggul dalam pengabdian, serta mampu menjadi teladan dan pembawa harapan bagi masyarakat.

Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan bahwa sinergi antara pembinaan rohani dan tugas kemiliteran menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia pertahanan yang tangguh, berkarakter, dan siap mengabdi demi kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *